(sudut pandang tetap di narator)
setahun kemudian
Di cora HQ
seorang wanita cora yang berusia kira kiar 40 tahun, menulis sebuah surat dgn pena bulu yang indah, ya. bulu pohenix, bulu berwarna merah api yang ia dapatkan saat perang saudara di Cora dan itu dari hasil tetesan darah Ervina, archon cora yang kini pensiun dari posisi archon dan menjadi petinggi cora
"anak ku, sudah hampir setahun kita tak berjumpa, bagaimana kabarmu apa wandi ada menlukai hatimu? kapan kalian sudah menikah? apa suda punya anak? kalau punya syukurlah. aku sudah menjadi nenek , dan aku tak menyesal jika kalian ajak aku ke bellato juga. karena aku sudah pensiun, dari Ibumu"
selesai menulis suratnya beliau mempersiapkan koper lengkap
keesokan harinya
di pesawat kartela
"ibu petinggi, kami menghormatimu walau engkau membelot ke bellato demi anak anda. jika perlu, hubungi kami" pesan seribu pasukan grazier yang dilatih oleh dia saat dia muda dulu
"tidak masalah, saya hanya ingin menghabiskan sisa umurku bersama anak cucuku" ujar mantan archon yang sudah ada ubanan di sekitar jambang rambutnya
tapi kalo diingat ingat, Revan ternyata juga murid pilihan mantan archon itu
diapun pergi
di Puri Archon, Bellato
2 pasang kekasih sedang asik asik berbicara, tak ayak lagi ialah David bersama wendy, adik dari wandi bersama gallerina.
gallerina yang saat itu telah hamil 3 bulan dan mereka belum menikah karena kesibukan kekasihnya yang selalu ikut chipwar karena perintah dari archon, sedangkan David semenjak dia memilih wendy sebagai pacarnya, dia tidak pernah punya perasaan dengan cewek lainnya lagi, bahkan cewek yang mengajak dia selingkuh pun dia menolak dgn keras
Flash back
"dengan ini, saya menyerahkan lencana job Sniper kepada Gallerina , atas keberhasilannya dalam membuat senapan yang menerapkan launcher, Foker Launcher, " pidato ini disampaikan lansung oleh Benny, archon bellato yang kini telah berkumis tebal seperti bapak bapak
Gallerina pun maju dgn semangat, seperti saat dia menjadi Holy Princess dulu , tapi seperti dulu memakai baju berkain minim, tetapi yang membedakan . hanya armornya yang seksi dan keren seperti pasukan tentara moderen
dan semua nya pun berjalan dgn lancar.. tapi...
di tempat duduk
"oookkkhhh!!!" galleina tiba tiba muntah hebat
"knapa yank?" wandi bertanya dgn cepat cepat dia memberikan minyak angin
"aku entah kenapa akir akir ini gak nafsu makan, baru sering muntah yank" bisik gallerina yang mukanya pucat pasi karena muntah
"coba aku periksa" wandi dgn cepat memeriksa nadi gallerina
ternyata............
beberapa jam kemudian
"lu yakin wil?" kata wandi seakan memastikan sesuatu kepada willy, teman baiknya . seorang shield miler yang telah berubah profesi menjadi dokter karena kepengaruh teman nya itu
"serius geng, dia hamil. selamat ya sob, elu bakal punya anak" jawab willy dgn jujur
"aku........ aku tak pantas jadi cowonya,,,,, tiap hari ikut tugas archon tampa memikirkan dia " pikir wandi yang mukanya gelap seketika
"kenapa yank, kok kamu galau?" gallerina tanya dgn penasaran
"tidak, aku cuma kaget. karena AKU UDAH MAU JADI AYAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHh~" wandi berteriak dgn senang hati dan memeluk gallerina dgn lembut
"tar gw ngomong sama om archon, sapa tau u dikasi kelongaraan wat jaga cewek mu wan" kata willy sambil mengacungkan jempol tanda selamat
"maafkan aku rina, aku selama ini gak terlalu kawatirin kamu, mulai sekarang aku bakal jaga kamu biar ibu bisa tenang" kata wandi yang melihat surat yang dikirim oleh kurir tapi wandi tidak memberikan kepada gallerina agar dia bahagia
(sudut pandang narator berakhir dan digantikan oleh sudut pandang dari wandi)
Flash Back end
Plak!
'kak! ngapain lu ngelamun sambil elus elus perut kakak ipar?" wendy menampar aku yang melamun sambil mengelus perut gallerina yang mulai membesar
"eh wan, lu da hamilin cewek orang loh. gak nikahin aja napa" respon david yang juga berpikir sesuatu
"ada apa vid, kok lu ngelamun" aku bertanya dgn penasaran
"aku ngerasa disini ada yg gak beres" kata david seakan menunjuk steker yang baru ku beli dua bulan yang lalu
"ooo, maksuk mu keluarga marauder telah bangkit?" aku serius bertanya seakan aku merencanakan sesuatu
"kurasa begitu" kata david
"eh, yank apa yang kalian bicarain?" tanya wendy dan gallerina serentak
" oh gapapa, cuma curhat doank" kata 2 orang makhluk mars itu (aku juga 0.o)
"yank, aku tidur dulu ya, boleh gotong aku gak?" tanya gallerina yang sifatnya sangat luar biasa berbeda bila dibandingkan dgn cewek hamil biasa
biasa cewek hamil mudah marah, tapi dia lain. malah lembut dan penyabar. benar benar putri archon
akupun mengotong dia kekamarku lalu menemani dia hingga dia tidur
setelah gallerina tidur
"wan , kita ngomong diluar" david mengajaku keluar
"oke kita ngomong di rumah paman" aku mengikuti david
di puri archon terbesar
didalamnya ada wanita yang jambang rambutnya terlihat beruban
"yo wan, lama gak ketemu" ibu vina pun memangil
"ibu. lama gak ketemu, oh ya. gallerina hamil anak ku loh" aku menjawabnya dgn penuh semangat
"benarkah anakku?" jawab ibu vina yang semangat kembali setelah kelelahan naek VIP kartela ship
"iya, bener, ini DNA test, pregnant test dari teman aku yang seorang dokter" aku menjawab sambil memberi tablet yang berisi semua dokumen itu
"ooo,.. benar benar iya, nngomong ngomong kalian dah nikah blum" ibu mantan archon itu pun bertanya
"maaf bu,, aku belum menikahi dia. aku udah pasang strategi untuk malam ini demi menikahi dia" wandi merespon.. ternyata mukanya yang muram tadi karena itu
"iya gapapa, lagian aku udah pensiun kok, mau habisin hidupku disini" ibu vina memeluk aku yang sudah berjuang keras membahagiakan anaknya itu
"aku udah siapin kok pernikahan mereka, soalnya ini udah 1 minggu udah disiapin" potong archon bapak bapak itu
"ooo, sukurlah. makasi ya" jawab ibu yang sudah mau jadi nenek untuk 5 bulan lagi
"oh ya, paman. bibi vina. aku ngerasa sesuatu gak beres, knapa wandi bisa diserang tiba tiba dng turncoat di tempat sunyi dan aman seperti itu"kata david serius
Flash Back
suatu hari . gallerina sedang makan diluar bareng adek aku, aku menulis serangkaian karya sastra untuk anak anak aku nantinya, tiba tiba
DZZING!
"SIAPA!" aku pun mengamati 5 shuriken yang nyaris mencelakakan aku ternyata tertulis "mati kau keluarga jack!"
tiba tiba 70 turncoat assassin datang
"siapa kalian? kenapa kalian ada dirumah aku?" wandi bertanya dgn serius dan mulai mengeluarkan "Masjetic Hora Sword" yang cara mengeluarkanya seperti
"kami dari keluarga marauder akan membawa pulang kepalamu untuk membalaskan dendam leluhur kami" kata para turncoat itupun serius
tiba tiba
aku siap siap ambil ancang ancang
PERANG DIMULAI!
DAK!!!! BRAK!!!! DZINGGGG!!!!! SLASH!!!!! SLASH!!!!
musuh dan aku saling memukul dgn senjata kami
SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH TRANG BUK TRANG BUK TRANG BUK TRANG BUK TRANG BUK
bunyi ricuh itu terjadi dgn mengerikan, tetesan darah dipenjuru ruangan keluarga kediaman keluarga jack, rumah ayahku
"akh, gawat" pikirku
TAK TAK TAK
BRUK!!
"ukh, mereka terlalu kuat." aku menlihat sekujur tubuhku yang ada 5 shuriken yang rata rata di kaki dan yang tersisa adalah 40 turncoat assassin yang sangat kuat
"MATI!" salah seorang assassin ingin memengalku
tapi
Miss
pukulannya meleset, dgn menahan rasa sakit aku bertarung lagi
DAK BUK SLASH DZING DERR SLASH SLASH SLASH
hingga aku penuh luka
tusukan 10 kali di tangan kiri dan kanan ku , dan Masjetic hora sword ku telah patah karena menahan serangan shuriken , dan great shuriken .
terpaksa
akupun mengeluarkan Relic Strong Intense Spadona aku. tapi sebelum aku menyerang tiba tiba
DERR DERR DERR DERR
"siapa itu tidak sopan! " seorang wanita menyerang dgn MSI.AWP yang kupesan dgn harga yg mahal
slash ! SLASH! TORNADO!!
mereka pun menyisakan 2 orang turncoat itu
lalu
"gawat, peluruku habis, lindungin aku vid" kata gallerina sambil mengambil ancang ancang
tapi tiba tiba
"uukh!, perutku sakit!" keluh gallerina yang merasakan pedih di perutnya saat pasang kuda kuda
"bantai mereka, mereka juga anggota keluarga jack" 2 assassin itupun menyerang cewek aku dgn great shuriken tapi
TANG!! TANG!! SHUT!! SHUT!!
2 assassin itu tewas seketika dgn tembakan jarum tepat di kepala, ternyata itu adalah wendy. adik ku
"kalian gapapa?" aku bertanya dalam keadaan terluka parah
dan
Bruk!
aku pingsan seketika, mungkin karena pendarahan hebat
"gawat, wandi kehabisan banyak darah" david dgn cepat memangil pasukan penyembuh terdekat
"yank.. bertahanlah.. aku tak bisa hidup kalo gak ada kamu" gallerina yang ketakutan melihat aku yang menetes darah terus menerus
"pasti keluarga itu lagi...." kata wendy.
"siapa?" kata gallerina yang sudah hilang kontrol dan siap membunuh siapapun termaksuk temannya
"keluarga Marauder" kata wendy dgn tatapan mata yang luar biasa dingin dan tertekan
"kenapa dek, kok kamu gemetaran?" gallerina bertanya dgn penasaran
"dulu keluarga itu kebantai karena kakak ku, Archon Bellato, Ibu mu, juga seluruh orang akademi bellato. aku berhasil jadi armorrider di usia 12 tahun karena itu" wendy menjelaskan dgn ketakutan
"memangnya kenapa? apa hubungannya dgn dia?" tanya gallerina
"dia yang membantai. Reaper, adik onion, juga hampir menewaskan onion" kata wendy sambil menunjuk pedang spadona aku
To be Continue (back to author)
cerita ini " pemberontakan keluarga marauder akan dilanjutkan di Behind The Novus II, dimana jessica ternyata adek wandi yang menghilang saat perang anacade. nama perang yang terkenal dgn pembantaian dingin atas turncoat itu, juga David yang menjadi jahat karena terpengaruh. lalu perang ibu anak, wandi VS Ervina pun terjadi.. kelvin menjadi korban pertama dalam perang ini. semua teka teki menakutkan itu perlahan keluar yang akhirnya terpecahkan melalui perpecahan aliansi rahasia cora dgn bellato, dimana wandi akan mangalami hal sangat tragis disitu "
(effect sound) DEEERRRRR!
saatnya para patriot bereaksi demi menghentikan perang itu!
hentikan jalur kebahagiaan wandi yang berujung penderitaan !
hentikan semua perang turncoat yang akan menewaskan 2/10 rakyat novus
hentikan gerakan rahasia accretia yang menyebabkan trio bunga saling bunuh
hentikan "kiamat" yang diramalkan para warlock itu
(kembali ke wandi, iklan selesai)
Flash Back End
"ooh begitu" mantan archon , juga ibu aku (aku mulai memangil dia ibu sejak aku berpacaran dgn gallerina) yang melihat sesuatu
"wandi" ibu memberi pesan isyarat padaku
aku mengambil steker itu
"banting!" perintah ibu
BRAK~!
"apa!!!!!!" aku dan paman benny sama sama terkejut, ada lambang Cora yang disilang dan berdarah
"ini darah beneran" aku mencium bau itu
"ternyata.. keluarga marauder telah bangkit. perang anacade II akan terjadi lagi" kata Ervina, mantan archon yang melihat itu dan berkata "aku tak seharusnya saat ini pensiun"
"ada apa ni ?" david bertanya
"ini tanda kiamat. perang anacade II diramalkan oleh warlock rahasia akan melenyapkan 2/10 nyawa manusia dan robot didunia ini" aku pun merasa sesuatu dingin ketika mendengar perkataan itu lansung dari paman ku
"siap siap, ada 250 turncoat di area ini" aku berbisik
"siap, Isis. keluarlah" ibuku mengeluarkan isis berwarna merah darah dan penuh rantai seperti baru keluar dari neraka. sepertinya sealed isis
"siap" pamanku mengambil ZECSTOC , ultimate weapon
"siap" david mengeluarkan senjata kerajaan yang dia pake sampai sekarang yang dia itu merupakan shield miler sekalikus wakil archon
"siap siap" aku mengeluarkan RSI Spadona +7 aku (yang udah ku upgrade dgn menggunakan darah aku sendiri)
dan
RAGE! RAGE ! DEFENCE! MAXIMUS!
kami berempat mengeluarkan ancang ancang andalan kami
lalu
TARR DZING BLAST BUM!! DARR SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH SLASH sLASH
perang berdarah pun pecah
"DEATH HACK!!!!" aku mengeluarkan jurus andalan aku dan menekan turncoat striker yang dihancurkan oleh sealed isis ibuku setela ditekan
"CHANGE SUMMON! BLOOD HECATE!" ibuku mengeluarkan blood hecate, hecate legendaris yang hanya dimiliki oleh Pohenix warrior
"WIND BLAST!!!" HECATE! USE "WIND SCAR!!!" aku dan hecate milik ibuku serentak mengeluarkan jurus AoE
SHARRRRRRRR!!!!!!!!!!!!!!!!! BRAK!!!
sekitar 50 turncoat terjatuh dan tewas
"TORNADO!!!" "PROVOKE"!! "DEATH BLOW!!!" paman Benny dan David mengeluarkan jurusnya secara berkala
DARRR!!!! WIND BLAST!! BUM!!! BYARRR!!!!
"begini tak akan habis habisnya, HELL.... AKH!!!!" ibuku terkejut saat gallerina disandera oleh onion
"turunkan senjata kalian kalau kalian tak mau anak dan ibu mati" jawab Onion yang menunjukan wajah aslinya yang ternyata boss dari turncoat itu
"jangan takut yank. hajar aja. jangan pikirkan nyawaku" gallerina berteriak
DUK
"brisik kau sok suci!" onion lansung menlakukan faint blow ke gallerina
"Hakk!!" gallerina berteriak kesakitan sekalikus pingsan, karena faint blow terkena tepat di janinnya
"kau!!! pengecut! berani menyandra tunanganku! maju kita main tangan kosong!" tegas wandi yang tiba tiba melempar RSI spadona nya itu
"huh.. memang pemuda bereputasi tinggi. baiklah aku terima tantanganmu gimana 200 turncoat tersisa dgn persenjataan lengkap dgn aku sendiri tangan kosong dgn kamu sendiri tangan kosong" kata onion
"jgn terprovokasi wan. ini nekat" kata ibuku
"jangan takut bu. aku mengerti strategi perkelahian yang benar. lagian daripada pakai senjata berat. mending aku pakai tangan kosong " aku membalas dan mengecup ibuku
"baiklah. aku siap. sekarang saja" aku dgn tegas menjawab tantangan mereka, sekalikus melepas seluruh armor. dan senjata ku (tetapi aku menyimpan jarum untuk berjaga jaga)
baiklah.. pemuda gagah dan berani lawan lah kami . begitulah perkataan para turncoat
"ini mengerikan , tolong dihentikan om" david ketakutan melihat aku yang setengah telanjang melawan mereka
"sabar nak. dia pemuda yang hebat, waktu berusia 14 tahun, dia melawan 10 archon accretia dgn tanganya sendiri tampa senjata dan armor dan dia menang" kata om itu dgn tenang
diluar
TAK TAK
aku menyiapkan penutup mata dan sarung tangan
"saatnya aku bertarung, siapapun didepan mataku , MAJU!" aku berkata dgn penuh berani
"baiklah, aku lansung maju, TAK!! WHUSS!!" onion memukul ku yang ternyata meleset mulus
WHUSS WHUSS BAK BUK BAK BUK DESH DAK DUK WHUSS WHUSS!!
kedua orang berkelahi akupun memberi isyarat pada paman untuk memangilseluruh pasukan menyergap para turncoat itu
DESH DESH DAK DUK DAK DAK DAK DAK DAK DAK BUG BAK
kami berdua saling mukul, akupun merasakan dia mulai melemah
"hebat juga kau anak muda, sunguh keras" ujar onion sambil mengelap bibirnya yang berdarah darah
"MAJU KAU BANGSAT!" aku penuh amarah karena aku melihat sendiri dgn hatiku, gallerina berdarah dari tempat ia melahirkan anaknya. karena itu ada setengah kemungkinan bisa gugur kandungan
BAK DAK DUK BYAK SLASH!
"loh!" dada aku tersayat dgn pisau yang tajam, gak salah lagi itu hora knife
"inilah permainan liar anak muda. kalau kau selamat. berati kau benar benar pemuda yang keras" kata onion
entah kenapa dia tiba tiba menjadi menghilang
flash back
dak!
"akh!" teriak aku yang kesakitan
"seorang petarung harus tenang dan sigap ketika diserang , kesigapan itu didapat dari indra pendengaran" kata guruku di bellato 6 tahun yang lalu
tiba tiba dia menyerang
"Akh!" SRET! guruku menahan dan meminimalisir kemungkinan
"FOKUS!" tegas guruku
lalu untuk ini
Sret!!!! DAK!! UKH
aku melepas penutup mataku ternyata guruku berhasil ku tinju dgn dan dia terpental jauh, lalu menghilang
Syut!!! tep!
aku berhasil menahan shuriken guruku
"kamu berhasil wan. sungguh hebat" guruku memuji
Flash Back End
"baik. tutup mata.. fokus aura musuh.. fokuss.. fokus.." pikirku
SLASH!!
punggungku terkena sayatan onion
"terus fokus... tahan sakit,,,,"
lalu...
"AKU BISA MENDENGAR GERAKAN DIA!" teriak aku lalu aku lansung melempar 3 kunnai ke belakangku lalu
JREB!
"AKH!!" onion merasa kesakitan karena dadanya tertusuk 2 kunnai dan satu meleset dan mengenai 2 turncoat yang tewas seketika lalu dia pun terkejut dgn ratusan turncoat yang mati secara diam diam.. ternyata
"ini kami tuan wandi" ujar suara yang unik itu
"kelvin?" tanyaku
"iya, aku membunuh mereka semua" kata kelvin yang lansung di belakangku
ternyata dia telah menjadi assassin yang hebat, bukan cuma pintar bertarung. dia juga mampu menyerang secara stealth di siang hari tampa terluka
"sial" onion lalu kabur
akupun membuka penutup mataku
sekilas aku melihat muka aku dipenuhi luka. kaki aku terkena 10 biji shuriken. akupun melepas shuriken itu
dan
"Inana!! Mass Heal!!" pitah ibuku menggunakan inana berwarna emas murni
akupun pulih total dan gallerina.........
"uuh. sakit." gallerina terbangun sambil memegang perutnya
"anak ku...." ibuku memangil dia
"mami..."" gallerina memeluk ibuku
"maaf ya nak, kamu udah menderita" respon ibuku sambil memeluk dia
"tidak mi. aku merasa aman kalo ada wandi" kata gallerina sambil berdiri perlahan
"udah.. yuk kita beresin ruangan kita" paman archon memangil kami
lalu kamipun membuang mayat mayat turncoat itu
To Be Continue
episode awal kerusuhan yang cukup panjang hingga wandi bunuh diri demi istrinya
mulai episode ini, aku harus kerja 2x lebih keras demi selesain fanfic ini
aku masih dihantui sama copyright T.T
beruntung ada kata disclaimer yang membatu bgt.. untuk sekuel pertama udah kutulis sapa yg gw disclaimer klo g sngaja
skrng yang sekuel kedua dan final secuel
tolong ya kakak senior.. aku masih ketakutan sama copyrightnya
Trailer
Setelah Wandi Menjalankan Posesi pernikahannya dgn Gallerina. diapun menghabiskan waktu dirumah bersama keluarganya.. kecuali ada misi rahasia
tapi... misi rahasia ini berkaitan dgn "kiamat" novus.. tetapi ini bukan misi mudah.. misi yang akan mengorbankan banyak orang yang tewas.. dan apakah wandi bisa menjawab pertanyaan itu? apakah nasib novus akan meleset dari ramalan "kiamat" itu?? perang penentuan , Anacade War akan ditentukan mulai saat ini
No comments:
Post a Comment