Sunday, 15 July 2012

Behind The Novus (Secrect of Chip War)

(sudut pandang dari Wendy berakhir dan digantikan oleh narator)
Besok Paginya

EXPLICIT CONTENT INSIDE!!!
UNDERAGER CHILDREN MUST BE ASIDE OLDER PEOPLE!




"kakak. dadah~" kata wendy sambil melambaikan tangan pada kakaknya
"iya... oi david.. jaga dia baik baik ya" wandi berpesan kepada pacar adiknya, david

merekapun berangkat ke cora melalui pesawat kartela

Di ruang belakang
2 orang tertidur secara terpisah mereka dalam keadaan tak berbusana
satu orang yang pulas sekali... tak salah lagi kelvin
satu lagi seorang cewek.. yang tubuhnya dilumuri cairan yang lengket (No Ngeres!) dia mungkin jessica

merekapun terbangun bersamaan
"Ma.." mereka berdua saling berbicara
"udah.. jangan kek gitu lagi sob" kata pemilik suara itu
"eh wandi..." mereka serentak memangil
"ini.. cermin" wandi membalaskan perbuatan kelvin saat mereka pertama kali bertemu
lalu
"kyaaaaa!!!!. kenapa rambutku lengket lengket banyak air lengket?" jessica terkejut melihat rambut berwarna kuning jagung itu penuh cairan berwarna abu abu itu
"lem kali?" wandi menunjuk tabung lem yang jatuh saat mereka bercinta dgn ganas
lalu wandi mencabut rambut jessica
"ouch!"
"ooo.. emang lem.. kirain "tit tit" nya kelvin. wkwkwkwkwkwkwk" kata wandi dgn ketawa gelik

mereka pun berbincang bincang
tapi...
"kok dingin ya?" jessica bertanya dgn penasaran
"iya.. kok dingin ya?" kelvin juga berperasaan sama
"gatau juga. mungkin musim dingin." wandi menjawab dgn kedinginan
"ini yank... ha... kyaaa!!! >.<" cewek hamil 3 bulan itu matanya terbelalak melihat mereka berdua tidak berbusana...
"eh eh knapa.. wow~ gw g nyadar itu" kata wandi dgn melotot "gunung" nya Jessica yang besar dan bertato tanda lahir yang mirip tanda lahir di dekat telinga wandi
"tutup matamu yank!! nanti kamu liad punyaku aja~~~" gallerina. cewek hamil itu menutup mata wandi sambil mengesek kepala wandi dgn "gunung" dia

sementara itu. kelvin dan jessica saling menatap
Kyaaaa!!! guaaakkkk!!!
mereka saling menutup bagian penting mereka
"wuahahahaahahahahhahahahahahahahahahhahaha" wandi dan gallerina tertawa terbahak bahak yang melihat mereka
kelvin mengambil pakaian jessica untuk menutup bagian pentingnya
jessica mengambil pakaian kelvin untuk menutup bagian pentingnya




"udah.. ga ush lebay gitu.. pake baju kalian sana.
sesudah itupun wandi dan gallerina saling menutup mata dan mereka memakai baju mereka.. tapi justru sebaliknya.. desahan aneh terdengar oleh mereka
"jalan pake perasaan deh.. yuk yank.. mereka bercinta lagi" wandi pergi dgn menutup mata dan menutup mata gallerina

padahal cuma suara dengkungan splinter splinter di halaman itu

di rumah
ngggggghhhhhh!!!!! WANDI BODOHHHHHHHHH!!!!!!! KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!
gallerina teriak ga jelas seolah salah tingkah (mungkin lama ga bercinta jadi ga biasa ya?)

"udah udah .. sabar yank" kata wandi yang berusaha menenangkan dia
SRAK! DUK!

gallerina tiba tiba buka bajunya
"jangan liad punya cewek lain ya~~~" kata gallerina sambil menarik kepala wandi dan mengemut emut kepala wandi di "gunung" dia
"iya iya.. hhmpp.. enak, udah hamil masih empuk. bangga deh gw jadi cowok kamu yank" kata wandi sambil menghibur dia
lalu
Griiiik!
galerina mengigit dgn nakal telinga wandi
"geli geli geli geli.. hahahaha" wandi geli ketika telinganya digigit oleh ceweknya yang memakai piyama dimana sekali lepas pita seluruh tubuhnya kelihatan
lalu
sruk sruk sruk sruk
"ya ya ya ya.. ampun...." kata rina ampun geli nya yang luar biasa karna bokongnya di remas remas ..... gila... berani bnget
"ga pake ya?" wandi bertanya karena tanganya sudah didalam rok gallerina
"ah gapapa deh.. kamu sendiri juga ga pake" kata gallerina yang melotot ke "anu" wandi yang ngeceng keluar
"pake ni!! coba liad.. ni" wandi berkata dgn mengeluarkan celana dia dan memakai kembali "ehem" nya yang berantakan
lalu
"rina. wandi" teriak wanita paruh baya itu yang baru pulang dari pasar
"iya mi" mereka berdua serentak menjawab dan menghentikan aksi nakal mereka
ibu mereka tertawa geli melihat perut besar gallerina yang terlihat jelas karena dia melepas bajunya
"rina rina... udah hamil masi doyan main..... kuat juga lu" kata ibu itu dgn tertawa geli
"udah yank.. mami disni.. jangan main lagi" wandi berkata sambil mengenankan kembali piyama gallerina ke dia
"mi.. dia liad punya cewek orang lain,. makanya pengen kuperkosa dia!! grrrrrr" gallerina geram dan mengambil palu mainan itu ketok ketok kepala wandi
"hahahaha.. wandi wandi.. lu juga.. udah punya istri.. masih liad punya orang.. ga takut dicap selingkuh??" tanya ibu itu dgn meledek dia
"ampun mi. ampun yank... aku ngaku salah deh" wandi tunduk malu padahal ga ada salah
"udah yank.. jangan sedih gitu yank... semangat.. " gallerina memeluk dan mencium wandi. tapi yang membedakan. wandi merasa dirinya kayak dipenyetin. udah cewek nya meluknya kuat. perutnya gede lagi mati deh dia

beberapa menit kemudia
"eh, kelvin jessica. KAJE (tulisan : KJ) hahahah. gimana malam pertama ilegalnya??" wandi meledek kelvin dan cewe berpakaian dan rambut serba kuning jagung itu
" eh jessica.. mandi sana ini" gallerina menawarkan baju dia dan handuknya (semenjak wandi dan gallerina pacaran hingga menikah.. mereka selalu memakai handuk yang sama.. dgn katalain mereka gak punya handuk sendiri)

mereka pun pergi ke kamar wandi..
di ruang keluarga
"eh wan.. bisa sakit anu lo kalo maennya sama dia.. gw udah loyo masi dimainin dia kayak gw itu mainan dia" kata kelvin yang loyo sekali setelah diperkosa seharian sama jessica

"lu mending.. gw sama rina aja.. cuma 30 menit aja muncrat muncrat mulu gara gara dia nafsu banget... maknya dia hamil pun masi mau cintaan sama gw" kata wandi sambil menyindir  kelvin

"eh wan. kelvin. makan sini. jangan cuma ngomong dunia cowo disana" kata ibu itu yang dibantu hecate untuk mengambil makanannya (wew.. hebat)


di kamar wandi
"eh rin. boleh pinjam "ehem" mu ga?" jessica tanya sambil sedikit memperlihatkan tubuh moleknya
"iya iya.. warna apa ni??" gallerina tanya dgn tatapan mata dingin
"kuning jagung kalo ada . hihihih" jessica menjawab dgn tertawa geli

saat dia mengambil "ehem" gallerina . tiba tiba
"eh rin. u g pake ya?" jessica tanya penasaran
"iya. hihihi. kan aku hamil.." kata rina sambil mengangkat roknya dan memperlihatkan "anu" nya
"iya iya.. lagian u pasti ga pake lagi walau ga hamil" kata jessica dgn tatapan mengejek
"pake dulu rin.. biar puasin cowok u dulu tu. tar dia liad liad punyaku lagi" kata jessica yang menutup pintunya
"udah.. mandi sana"kata rina


setelah keluar
"eh cocok banget baju pas aku remaja wat u jes.." kata gallerina sambil menlihat gaun setengah dia yang bisa memperlihatkan sebelah keseksian nya
"aku gak pede pake ini" kata cewek itu
"sesama cora pun.. ngapain aku bohong bohong" kata gallerina dgn semangat


jessica pun diluar
ibu mertua wandi yang kebetulan keluar membuat mereka berdua yg cowok tersepona melihatnya
"jgn liad wan.. itu punyaku" kata kelvin sambil menutup ujung rok atas jessica yang memperlihatkan 3/4 "ehem" nya

"punya ku aja" gallerina tiba tiba menyambar wandi dan memasukan dia kedalam rok dia
"wew" kata jessica dan kelvin bareng
"pink... wangi lagi" kata wandi dgn semangat dan mengendus dalam dalam "ehem" nya sambil memelorokan "ehem" nya lalu meremas bokongnya lagi
"aku juga deh" kelvin ikut ikutan

"OI!!!! makin bejat kalian!!" teriak wanita mantan archon cora itu
"Ups" mereka berempat serentak
"wandi sama rina gapapa. mereka udah nikah, mo mpe telanjang depan mata gw pun gapapa. kelvin beda loh.. u belum nikah loh, en seksi banget kamu nak.. cocok deh baju anak ku sama kamu.. "ehem" nya cocok lagi. buat kamu deh" kata ibu itu sambil memarahi kelvin, merapikan gaun jessica, dan mengelus kepala wandi yang didalam rok cewek hamil itu

"jangan bu.. saya cuma pinjam dulu. besoknya saya balikin" kata jessica sopan
"udah sob.. aku kesempitan banget walau g hamil klo pake gaun itu, jadi buat kamu aja daripada aku beli mahal mahal tapi ga dipake" kata gallerina tersenyum
"makasih ya rin" kata jessica yang pernah ditolong wandi dan gallerina saat di crag mine
"gw sama jesica pergi dulu ya.." kata kelvin
"iya,, hati hati dijalan" kata ibu gallerina itu

setelah itu, suara itu terdengar lagi
"wandi,,," rok gallerina diangkat keluar.. ternyata wandi mabuk cinta dengan kemolekan tubuh gallerina yang luar biasa moleknya . dan dia masi menjilat jilat "anu" nya rina
"pantes gw daritadi dnger desahan pelan dari u rina" kata ibu Vina. ibu yang sudah menjadi mertua wandi
"ahahahah... ketahuan deh" kata gallerina sambil menurunkan roknya dan membiarkan wandi terus menjalankan adegannya

1 jam kemudian
"enaknya.. minum air cintamu menang segar yank" kata wandi sambil keluar dari roknya da mukanya luar biasa merah..
diapun merapikan kembali "ehem" nya gallerina yang berwarna pink itu
"namanya juga istrimu" jawab gallerina yang melihat "ehem"nya basah karena muncratan air dia

merekapun berbincang dgn senang
setelah itu

"wan.. ikut aku" kata ibu gallerina
"iya,,, yank.. istirahat dulu ya.." kata wandi dgn ramah lalu mendengar pangillan dari ibunya
"iyaa" kata gallerina



Serius Mode Time
No more Explicit content after this untill last episodes . 60th episodes



"ibu kok memangil aku" kata wandi
"ya ... kamu jangan main main terus.. masih ingat kan soal kasus marauder" ibu itu bertanya kembali
"iya.. saya masih ingat" kata wandi dgn tegas
"ini ... surat dr archon" kata ibu itu sambil menyerahkan surat berlambang bellato itu

isi surat
"Demikianlah Masa Pemerintahan Benny dari keluarga Jack berakhir.. anda dinominasi sebagai salah satu kandidat archon. dan persiapkanlah diri anda sebagai calon kandidat archon untuk periode ini"

"ooo.. baiklah.. kapan itu bu?" wandi bertanya dgn serius
"5 bulan lagi.. " kata ibu itu
"usia anak kami kira kira 3 bulan lebih 20 hari.. mungkin saat itu dia akan melahirkan" kata aku dgn serius
"iya.. karena itulah. sambil merebut dominasi. temani putriku" kata ibu vina dgn tegas
"aku juga gak akan lupa apa sebenarnya akan terjadi nantinya menurut para warlock" kata wandi

mereka pun balik
"yank.. ngomong apa itu" gallerina bertanya dgn polos dan bersandar di sofa kain sutra itu
"ya... AKU DIPILIH MENJADI NOMINASI CALON ARCHON BELLATO" kata wandi dgn bangga
"benerkah?" kata gallerina
"iya.. serius... ini suratnya" kata wandi dgn penuh semangat yang membara

mereka pun berbincang dgn semangat
"hmm. wandi. kamu pasti kandidat yang baik dan terbaik" kata mantan archon cora itu



di markas para turncoat
"tuan.. maafkan aku . aku tak bisa menyergap keluarga pengkhianat itu" kata turncoat itu
"tidak apa apa.... aku akan membalasnya suatu saat" kata peminpin itu
"terimakasih" turncoat itupun pergi



 END


Adegan Pornoaksi semua w keluarin disini dgn maksuk mengakiri semua adegan pornoaksi di sekuel ini
serius serius serius.. no ngeres!!

No comments:

Post a Comment