(sudut pandang dari wandi berakhir dan diganti oleh sudut pandang narator)
siang hari "perang galleri" di galleri seni
"hmm, ini sungguh indah, aku ingin membelinya" jawab seorang wanita hamil yang dikenal ialah Ervina, Archon Cora
"wah, penglihatan tuan memang bagus, ini yang terindah diantara yg indah disini" kata pettingi cora, Onion yang juga pemilik galleri seni itu
lalu tiba tiba
DESH!!!!!
sejumlah knight yang menjaga galeri tersebut tewas seketika
"awas tuan! itu accretia" onion mendorong archon cora itu dan , janin nya pun berguncang
"ukh!" perih archon yg saat itu berusia dua setengah kepala itu,
dan dia merasa kesakitan saat ingin bergerak
"seluruh pasukan yang tersisa, bawa tuan archon ke bunker!" perintah onion sambil mengeluarkan Relic Weaponnya
hiruk pikuk perang 3 lawan 1 pun terjadi
sementara di bunker
"aaaarrrggghhhh~~~" teriak seorang wanita
"sabar tuan. tetap dorong" kata perawat pribadi wanita yang mau melahirkan itu
demikian diluar, onion berjuang mengalahkan para accretia sendirian
tetapi di bunker yang sepertinya terbuka itu
terdengar suara tangisan anak bayi perempuan , dan berada di samping archon wanita itu dan ternyata adalah anaknya sendiri
"aku ingin menamakan dia Rina, karena dia cantik dan sangat mirip aku" kata archon itu yang sudah lemas
tiba tiba, segengam kaleng terpental, dan...
"akhirnya kita selamat" kata Onion dgn luka di sekujur tubunya
"aku ingin namanya Rina" kata archon itu
"aku punya ide bagus, kebetulan dia lahir di galleri, bagaimana ditambahkan dgn nama Rina menjadi Gallerina?" tanya dewan pettingi cora tersebut
"mungkin juga, perawakan cantik, nama juga cantik. iya, Gallerina aja" kata wanita itu dan seketika dia pingsan
15 tahun kemudian (saat itu 3 serangkai bunga itu berusia 17 tahun, dan beberapa jam sebelum sekolah)
seorang perempuan yang tengah tidur , dan saat itu ..
"bangun! udah jam lima, katanya mau olahraga???" tanya pemilik suara itu
(Sudut Pandang Narator Berakhir dan digantikan oleh Sudut Pandang Gallerina)
"iya mi" aku pun bangun dalam keadaan kabur kabur gak jelas
lalu aku gosok gigi dan mandi, dalam keadaan malas , aku pun menlihat wajah sipit aku karena masih keadaan gak sadar
dgn rambutku yang pirang
dgn tinggi aku yang seperti model
dgn dadaku yang berisi bgt
dgn mataku yang besar , berwana cokelat, dan terkesan imut
"udah deh, kgak usah ngeres segala, mandi deh" pikirku
lalu saat mandi
"rina , ini" tiba tiba ibuku membuka pintu
maklum, walau para pria berpikir aku sangat cantik, kalem, perhatian, seksi. dsb, tapi entah kenapa aku punya kebiasaan buruk, tidak pernah mengunci pintu saat aku mandi
"wah , sejak kapan dadamu sebesar ini?" tanya mami aku dgn wajah genit
"kyaaaaaa~~~ jgn pasang wajah genit!!!" teriak aku sambil menutup"bagian" penting aku
"fu fu fu" begitulah ibuku ketawa
dan akupun pergi jogging , perempuan di sekitar aku melotot kearah "penting" aku, entah kenapa ya???
beberapa saat kmudian
di tengah jalan
"eh ada lunker, kasi makan deh" pikirku sambil memanjat dgn penuh keberanian untuk memetik apel di pohon terdekat, dan akupun memperolehnya,
saat mau turun
"gawat, ilang seimbang" aku ketakutan, dan akupun jatuh dari pohon yg tinggi kira kira setingi aku bila dikali 3
heh...., aku mencapai posisi empuk. tapi.....
lunker tewas seketika di bokong aku, mungkin karena aku jatuh, tak mungkin lah, berat badan aku cuma 45 kilo pun,
tiba tiba...
"hiiyyyy, segerombolan lunker mau bunuh aku, lariiiiiiiiiiiiii"pikir aku
tampa pikir panjang, aku berlari seperti orang gila, adventurer(petualang) di sekitar sana melihat aku yang berlari tampa menyadari kalau aku memakai rok
tiba tiba
SLASH!!!!!!!
seorang pemuda tiba tiba membantai lunker" itu seketika (sepertinya dia orang lvl 60 keatas)
setelah aku melihat jelas, ternyata dia orang jenius dari bellato itu. wajahnya sangat cakep, takutnya dia gak ngerti bahasa cora, mau ga mau
"90o&^%#$%U&*()" aku berkata begitu
dia mengeleng gelengkan kepala dan tertawa
"hahahahahaha, tenang aja. aku bisa bahasa bangsa kalian kok" ujar pemuda yg berbicara dgn bahasa cora dgn cas cis cus itu
aku pun ngerasa sakit karena lecet lecet di lutut aku
"dek, mau aku antarin ke rumah?" tanya pemuda itu
aku seketika menjadi deg deg an, pertama kali ada orang berlaku seperti itu, jangan jangan aku jatuh cinta pada pandangan pertama
"iya kak, tolong ya" jawab aku dgn wajah memerah, melihat dia mengotong aku walau tinggi badannya agak pendek bila dibandingkan dgn aku , detak jantung akupun seperti mau meledakan seluruh isi jantungku
malam nya
"wah , si jenius dari bellato aka wandi itu ternyata orang baik n gak serakah, kirain orang bellato serakah n jahat. dia bahkan mengotong aku yang lebih tinggi dari dia. apa aku jatuh cinta pada pandangan pertama?"
begitulah yang ku tulis dalam diari aku
semenjak itu, aku sering dekat dgn dia. apalagi dia mengambil satu jurusan dgn aku
end
akhirnya 4 pemeran utama udah mau jelasin rahasia idupnya, n aku ndri pun pusing juga mikirin penyebab gallerina suka dgn wandi
tapi gapapa deh, kembali ke pesan
ini gak ada hubunganya dgn kejadian di RF online, hanya fan story. tapi aku jamin penuh makna
ngomong ngomong aku cerita soal tiga serangkai bunga kan?
yup, itu adalah julukan dari Revan,Wandi,David yang memang reputasi nya terkenal banget di jajaran cewek disana
No comments:
Post a Comment