Wednesday, 11 July 2012

Behind The Novus (wandi's side story)

(Sudut Pandang Revan Berakhir dan Digantikan oleh Sudut Pandang dari Wandi)

Sebelum memasuki Akademi Cora di hari pertama

pagi pagi aku bangun
seperti biasa aku jogging , apalagi hari ini hari pertama aku masuk akademi yang jelas banget akademi musuh, tapi
"lu ikut aja aturan di cora, pasti ga bakal ada masalah kok, paman jamin" kata Benny, Archon Bellato
gara gara keingat kata kata itu aku memutuskan untuk membawa paket yang berisi sertifikat aku yang berisi semua nilai mata pelajaran aku yang serba sempurna

dan akupun cepat cepat ke istana haram, tempat akademi cora berpusat, setelah mandi , gosok gigi, dan mempersiapkan semua yang mau aku bawa akupun pergi dengan jalan printas di pos cora (padahal bisa lewad warp)

ketika di spot para ramoth
"wah, jinak banget mobnya" pikir aku sambil memberi makan pada salah satu splinter
tiba tiba
"kyaaaaaaaaaaaaaaa~~~~" teriak seorang perempuan level kecil yang  dikejar lunker berjumlah besar
"wah wah, udah ga kuat, sok sok lawan lagi" kata aku, lalu aku lansung mengeluarkan SI spadona +7 yang diberikan oleh paman archon saat aku berhasil mendapatkan sertifikat sebagai berserker
"PREESURE BOMB!!!!" aku mengelindas sekitar 30an lunker hanya sekali serang saja

perempuan itu pun terjatuh
"aasssnnnnnwwww(*&%^" kata perempuan itu dgn bahasa bellato yang kacau balau itu
"hahahaha, udah udah, aku bisa juga kok bahasa bangsa kalian" kata aku dgn bahasa cora yg udah cas cis cus banget
"makasih kak, udah selamatin aku" kata perempuan yang mirip archon cora itu sambil mengelus ngelus lukanya

"mau gw anterin ke rumah u gak?" tanya aku sambil meletakan kembali SI spadona aku di pinggang ku seperti samurai
"iya kak, tolong ya" ujar cewek yang udah jalanya tertatih tatih itu
setiba di rumahnya
gw terkejut seketika menlihat rumahnya itu yang tenyata adalah puri archon ,
"eh rina, udah pulang ya kamu? kok kamu luka luka gitu" kata wanita beraura archon itu
"ya, mi. tadi aku diserang lunker, untung diselamatkan kakak itu" kata gadis seksi itu sambil menunjuk aku, dan gw seketika terkejut
"jjjjjj...aaaaaa...ddddd....iiii... kkkkaaaaammmmuuu ggallerina, aaaannnaaakkk tttuunnngggaaalll aaarrccchoon iiiitttuuu?" kata aku dgn gemetaran menlihat mereka apalagi mata mereka yang mirip sekali
"iya kak, salam kenal. aku Gallerina, aku punya nama ini karena aku lahir di galeri seni, bukan di rumah sakit" kata gallerina dgn wajah penuh percaya diri
"ssstttt... jangan kasitahu tempat lahirmu , malu itu, udah mandi sana, nanti sekolah" kata archon itu yang secara refleks terdengar olehku

setelah gallerina pergi untuk persiapkan diri
"sepertinya kamu orang bellato jenius yang dibilang oleh Benny" respon archon paruh baya itu sambil menlihat baju aku yang merupakan baju khas akademi cora, dan tinggi badan aku yang jelas pendek
"iya bu, salam kenal saya Wandi" begitulah aku memperkenalkan diri dan memberi ijasah aku sesuai pesan dari paman archon itu
"hmm, memang lebih dari yang aku pikirkan, nilai kamu semua sangat sempurna" kata ibu itu sambil menlihat ijasah aku dgn kacamata dia
"mami , aku udah siap" kata  gallerina dgn seragam sekolah yang sangat seksi itu, aku yang belum pernah melihat cewek seksi, merah padam seketika muka aku
"loh anak muda, kenapa muka anda merah" kata archon itu sambil menyalakan aura nya
"oh, tidak apa apa, saya hanya belum perna berjumpa perempuan yang berpakaian minim selama saya di bellato dulu" kata aku sambil mengucek mata aku
"tidak masalah, perempuan seperti dia biasa kok di cora, jadi adaptasi aja" kata wanita yang di samping label seragam kerjanya tertulis "Kepala Sekolah Akademi Cora dan Kesiswaan untuk Jurusan Kedokteran "

lalu mereka pun berangkat
tapi tak lupa juga
"kakak mau ikut?" tanya gallerina yang seolah mulai tertarik dengan aku
"ya, boleh kalau dikasi" kata aku sambil berjalan
"ikut kami aja" kata wanita yang udah mengeluarkan aura archon, tenyata dia peminpin tertinggi para archon cora

dan cerita inipun dimulai

disini juga awal dari ketertarikan gallerina dgn aku

--
End
--


wah agak takut jg gw
kekny ada yg salah
kirim ke wandiong1996@gmail.com ya kalo ada yg salah
biar diperbaiki

"sesama blogger harus saling menghargai"

No comments:

Post a Comment