sebelum fanfic time
ngomong ngomong masi misterius ya siapa kelvin itu?
yup. dia juga yang mohon pada dewan archon biar wandi tak dibunuh di cora. dan dia juga yang menghentikan perang saudara misterius antara Ervina, ibu gallerina melawan wandi di elan platenau , behind the novus II (hingga menewaskan dia sendiri saat menahan serangan accretia yang ingin membunuh gallerina dgn quad siege launcher nya)
udah w ga mau basa basi lagi biar cepet selesai fanfic nya dalam waktu 1 bulan
(sudut pandang tetap di narator)
pagi hari yang cerah.... seorang pria berjob champion pergi hunting di crag mine.
selesai hunt. dia duduk di dekat pohon yang menyisakan kenangan menyedihkan dia, dimana orang tuanya tewas disitu dan didepan mata dia
sambil menyimpan BoardSword dia , diapun memandang foto keluarga dia.. ketika itu.
BUM!!!!!
tembakan siegekit launcher itu hampir menewaskan kelvin
"siapa kau!" teriak kelvin sambil mengeluarkan pisau pramuka, senjata sekunder dia
"khu khu khu, gak perlu tau siapa aku, MATI!" accretia itu menembak lansung, lalu
JTAK!
peluru launcher itu terpental jauh jauh oleh pedang SI spadona +7 beraura merah darah lalu terjatuh dgn nama "wandi" terukir
lalu
TRARRRRRRRRRRR!!!!! BUM!!!!!!
tembakan jauh yang ternyata BLMO menembaknya
dan accretia itu dapat menghindar walau kabel pada tangan kirinya putus sebagian karena pecahan peluru itu
"kamu tidak apa apa?" tanya gadis pengendara BLMO itu dgn menggunakan speaker luar yang berbahasa cora dgn fasih
"siapa kau!" kelvin membalas dgn membawa SI spadona di depan mata itu
"aku wendy, salam kenal ya" respon pemilik suara itu
"diam kau bellato! death HACK!" kelvin menghajar BLMO itu dgn SI spadona didepan mata dia, tetapi dia terkena imbasnya dan BLMO itu sama sekali tidak ada lecet
dia yang terseret jauh dgn luka parah bertemu seseorang yang mirip dgn pemilik suara itu
"kalo belum cukup level, jangan sok sok pake, elu masi lvl 30an pun" respon pemuda berambut hitam legam, dan tinggi seperti orang cora walau dia termaksuk sangat pendek
diapun mengambil pedang itu dan menyimpanya kembali
"siapa lagi kau!, aku disini. demi DECEM, nyawaku pun kukorbankan demi mengahlakan kau!" tegas kelvin yang mengambil pistol dia dan siap siap bunuh diri
JTUS!
"akh!" kelvin merasa seperti terdorong walau pistolnya dilepaskan secara paksa oleh kipas dagger yang terukir nama "Wendy" itu
"kak, kenapa dia? udah ditolong, marah lagi?" tanya perempuan berambut bule itu dgn penasaran
"biasa, namanya juga kita orang asing, ya jelas lah kita mau dibunuh" jawab wandi
"gw ga bakalan bunuh lo sob" respon wandi sambil mengangkat kelvin
"jadi.... kamu wandi? orang yg di jajaran gosip cewek cora dgn reputasi tinggi itu? padahal lo blum masuk akademi cora" kelvin bertanya sambil berjalan dgn pincang
"iya, salam kenal" jawab wandi, berserker muda itu
"ooh, pantas saja pedang kamu bertulisan namamu" respon kelvin dgn terkejut melihat pedang"samurai" dia yang mudah ditenteng oleh dia hanya dgn satu tangan
lalu tiba tiba 2 orang accretia datang dgn membawa launcher kelas relic
"cih, cuma ikan teri" respon wandi yang siap membawa spadona dia
"wendy, lindungin dia. dia luka parah" pitah wandi sambil mengeluarkan pedang itu
lalu hanya satu kedipan mata
2 accretia bobok seketika hanya satu serangan wandi
"gila... kakak mu hebat sekali , bener bener pas dgn gosip cewek cewek itu" respon kelvin dgn takjub melihat jurus tornado yang membunuh 2 accretia sekalikus 30an lazuardian di sekitarnya
"lumayan , exp en gope CP" respon wandi dgn semangat
"hebat, kakak gak bagi bagi CP ya, pelit" respon wendy dgn tatapan mengejek
"ngomong ngomong , sob, kamu siapa?" wandi bertanya sambil mensarungkan kembali SI spadona dia
"salam kenal, aku kelvin . Champion tingkat tinggi pasukan pertahan cora" jawab kelvin sambil memberi hormat
"gak usak begitu kelvin, aku pun bukan siapa siapa, cuma Berserker ahli strategi pasukan pertahanan bellato , itupun gak dapet posisi archon" jawab wandi dgn ramah
"sekali lagi, aku wendy. adik dia, ArmorRider Pleton lima divisi Penyerang" jawab wendy sambil bersalaman dgn kelvin
"udah cantik, ramah , imut, halus lagi tangan nya"pikir kelvin yang tertarik dgn dia
"udah, kelvin. boleh anterin gw ke markas cora gak? aku masih awam sama jalanan arah ke cora di cragmine, biasa aku ke accretia" wandi bertanya dgn ramah
"sini ikut aku, BRUK!" kelvin mengajak kakak beradik itu ke markas cora, tapi dia jatuh lemah
"udah, biar adek gw yg anterin" respon wandi sambil menyuruh adek dia menyalakan BLMO catapult yang berukir tulisan "I hate You A..... (disensor)" (berhubung wendy perna ditipu sama satu cowo)
tampa disadari ternyata cukup cepat bila menaiki BLMO yang ada boosternya
"waaaaaa~~~ baru kali ini aku naek MAU" teriak kelvin yang mulutnya keluar keluar karena angin yang kuat
"hahaha" kedua bersaudara itupun tertawa melihat dia begitu
sesampai di cora HQ
"aku obatin luka kak kelvin dulu ya, kakak masuk dulu" kata wendy sambil mengotong kelvin yang sudah lemah karena luka serius
"oke, sekalian aku cariin pertolongan" jawab wandi dgn serius dan berlari sambil membawa dokumen perjalanan ke cora dia
di depan gerbang markas cora
"orang luar dilarang masuk" tegas lima orang black knight dan 20 orang templar itu kepada wandi
"maaf tuan penjaga, saya punya dokumen perjalanan lansung tertanda dari archon cora" jawab wandi sambil mengeluarkan dokumen perjalanan itu
setelah itu dibaca
"ini palsu! pergi atau kami sergap kau!" ancam 25 pasukan itu
"bagaimana ini palsu? jelas jelas dari archon saya dan dia orangnya jujur gitu pun" respon wandi sambil bingung melihat itu
"pergi atau kami bunuh kau! bellato!" ancam 25 pasuka itu lagi
"aku tidak takut diancam, dan jangan main kekerasan dgn saya, saya wandi. berserker ahli strategi bellato yang telah membunuh 1000 orang bangsa luar, kalian hanya ikan teri buatku" kata wandi dgn dingin seolah ingin menghentikan perang
"kami tidak takut, demi DECEM kami siap mati" sergap 25 pasukan itu dgn menyiapkan pedang mereka
"jangan berpikir saya kejam, saya bermaksuk damai tapi kalian kasar" jawab wandi yang siap siap melakukan ancang ancang dan memukul mereka
DAK!!!! SING!!!!! DUK!!!! BRAK!!!! DERRR!!!! BUM!!!! BYANG!!!!
perang pun terjadi
hanya sekejap
"uukh, kenapa kau tak membunuh kami!" tegas pasukan itu yang sudah tersungkur kalah melawan bellato itu yang hanya bermodalkan sarung tangan saja
"saya membaca ini dari perpustakaan nasional bellato, "Demikianlah kata DECEM : asalkan anda bermurah hati, andapun akan diterima siapa saja didunia ini walau itu musuhmu" saya datang kesini atas perkataan itu dan motivasi dari paman saya yg seorang archon" jawab wandi dgn lembut dan menolong seseorang dari mereka yang patah tulang karena jurus judo dia (emang ada judo di RF?)
orang itu memberontak dan menusuk tangan wandi dgn pisau dia
"apa boleh buat, DUK!!" wandi membuat orang itu pingsan dan memulihkan nya
sementara itu kelvin terkejut dgn apa yang dilihat didepan mata dia
25 pasukan yang terdiri dari 5 pasukan black knight dan 20 pasukan templar kalah seketika di tangan wandi yang hanya bermodal tangan kosong karena tak ada bekas darah
lalu pasukan utama archon datang ingin menyergap dia
"apa boleh buat, sudah aku bilang jangan memaksa aku menggunakan kekerasan" kata wandi sambil mau mengeluarkan senjata dia
"tuan" archon jangan menyerang dia, dia orang yang mau datang kesini
atas perintah archon bellato " kata kelvin dgn badan tertatih tatih
"dia bohong, jangan percaya dgn dia" respon Onion, begitulah name tag dia yang tertulis dgn jabatan "Petinggi cora"
"fuh, sudahkah tuan tuan percaya apa yang saya katakan?, berkat pasukan anda, saya bisa datang kesini. untuk menunjukan kejujuran saya. saya akan berdiri di depan pistol pistol, karena pistol diatas benteng kalian untuk membunuh kami yang bangsa asing" respon wandi dgn bahasa coranya yang fasih
lalu wandi yang matrial arts dia yang hebat itu pun melompat dan menuju ke arah senjata pembunuh itu
"bunuhlah aku jika aku berbohong" tegas wandi sambil menyalakan pistol itu
tapi
singgggggg....
sudah 10 menit, seharusnya 1 detik saja dia bisa mati. tetapi pistol itu tidak menembak dia
"dia menhack pistol itu" kata salah satu dewan archon yang menyaksikan pemuda berjubah seperti bangsawan
"dia tidak menlakukan hacking pada itu" jawab seorang perempuan yang menutup wajahnya dgn penutup wajah itu
wandi yang turun kebawah itu takluk melihat remaja yang wajahnya itu ditutup, walau tidak terlihat transparan, tapi dia melihat wajah archon yang sering dideskripsikan oleh archon bellato
"dia hebat sekali, usianya hanya 15 tahun sudah menjadi orang tingkat tinggi di jajaran archon. jangan jangan dia gallerina, putri tunggal archon yang sering disebut sebut willy. kata dia ,cewek itu "cleopatra" nya cora" pikir wandi yang melihat dia dgn tatapan tajam karena dia sudah turun
"tapi tuan putri....." kata dewan itu
"biarlah dia masuk" jawab remaja itu
"baik jika anda berkehendak" jawab kesepuluh dewan archon itu
"saya akan mengotong mereka yang terluka jika anda menghendaki. putri, " wandi merespon dgn sopan,
"ini gila sekali, bahkan wandi yang hebat itupun bisa takluk sama si cleopatra itu. " pikir kelvin yang terkejut
"iya, terimakasih anda sudah membatu" jawab perempuan itu
"tidak , putri. saya telah melukai mereka, saya seharusnya bertanggung jawab" jawab wandi dgn wajah bersalah
lalu wandi mengotong mereka satu persatu sendirian
sesudah itu
di RS (Rumah Sakit)
"anda sungguh baik, saya menyesal telah menyerang anda dgn pisau" jawab pemuda berkacamata yang juga diserang oleh wandi
"tidak apa apa, maafkan perbuatan saya tadi" jawab wandi dgn sopan
"boleh kita berteman?" pasukan black knight itu bertanya
"iya, salam kenal. saya wandi. ahli strategi pasukan pertahanan bellato, juga seorang berserker" jawab wandi dgn ramah
"saya Revan, Black Knight terpilih dan pasukan penjaga archon" jawab pemuda berkacamata itu dgn ramah
"kamu hebat revan, masi seumuran dgn aku sudah menjadi pasukan archon" jawab wandi dgn takluk
"udah, jangan formal lagi, mulut aku asem" lanjut wandi dgn nada bergaul
"hahahaha" tertawa mereka berdua terdengar sgt akrab
tiba tiba perempuan tadi datang
"salam untuk tuan putri" respon Revan dgn sopan
"iya, salam juga untuk saudara Revan" jawab gadis itu yang sangat feminim
"tuan, boleh saya mengandeng tangan anda dan membawa anda ke suatu tmpat?" tanya gadis yang masih menutup wajahnya dgn kain berwarna ungu itu
"baiklah jika putri mengkehendaki" respon wandi yang tunduk dan memberi tanganya kepada dia
"saya permisi dulu , saudara. terima kasih sudah berkorban demi cora" jawab perempuan itu sambil membawa wandi pergi
"Mass Velocity" begitulah cewek itu mencast sebuah buff yang entah kenapa membuat mereka berdua terasa ringan
"ayo tuan" jawab gadis itu yang mungkin namanya gallerina,
mereka pun berlari pergi ke pintu belakang markas cora, cewek cewek yang disana melirik wandi dan ada yang berkata "itu dia, wandi yang digosipin, kyaaa~~ tampan banget, kayak model" n banyak lagi
"ada apa anda membawa saya kesini putri?" tanya wandi dgn penasaran
lalu putri itupun membuka penutup wajahnya
"jangan jangan,.... dia gallerina, putri archon yang sering disebut sebut sama willy"
Flash Back
di markas bellato, sejam sebelum wandi ke cora
seorang shield miller pleton tingkat tinggi, menyapa wandi
"eh wan, elu kan mo ke cora skolah? skalian bawa pulang cewek itu ya?" sebut willy, teman baik wandi, juga seorang shield miler hebat dia mampu menahan serangan 1000 biji peluru launcher sekalikus
"emang , tapi apa hubungannya itu ama gw?" wandi bertanya kembali
"cewek itu cantik bnget loh gw dnger, gua yakin kok, jenius elo, lembut elo, ganteng elo. pasti bisa mikat dia" ujar willy sambil menepuk dada wandi
"gni ja kita taruan wan, elu bisa dpet dia w traktir,anggur 1miliar dalant " kata willy dgn semangat
"klo gw g dpet w bayarin tempa shield elu, udah rombeng tu ujungnya" respon wandi sambil menyindir dia
"deal ya kita" kata willy
"oke, deal" jawab wandi
Flash Back End
putri itupun mencium muka wandi dgn penuh perasaan
"putri, anda seharusnya tak usah begitu" respon wandi yang muka nya merah seketika
"tidak. kamu orangnya baek, ganteng lagi. aku suka kamu.." perkataan putri yang itu membuat hati wandi berguncang...
"tida..." jawaban wandi lansung dipotong sama dia
"sudah, jangan formal sama aku, akupun bakal skola satu akademi sama kamu" kata perempuan itu yang memperlihatkan wajahnya kepada dia
"iya, wajah u bkal gw ingat.. makasih udah muji aku" wandi merespon dgn sopan dan gaul en diapun menutup kembali penutup wajah putri itu dgn sopan
"kamu siapa? boleh aku tau namamu, status mu di bellato?" tanya cewek itu dgn bahasa bellato yg agak kacau balau
"jangan terlalu begitu, aku bisa juga kok dgn bahasa cora. aku wandi, ahli strategi pasukan pertahanan bellato, juga seorang berserker" jawab wandi dgn ramah dan baik
perempuan itu ingin memperkenalkan dirinya, tapi...
"saya butuh pengetahuan saya sendiri untuk mengetahui siapa anda, jadi tunggu aja" jawab wandi yang terlihat tertarik dgn dia
tiba tiba
"wan, kok putri archon sama elu bicaranya ramah banget, salam buat putri" teriak kelvin lalu dia tiba tiba sopan dgn putri itu
"ooo, gak ada apa apa kok" wandi jawab dgn santai
"aku pergi dulu ya kak wandi" jawab gallerina, nama perempuan itu yang tidak diketahui oleh wandi kalu dugaan dia benar
"iya, sampai jumpa" balas wandi sambil melambaikan tangan
setelah itu...
"eh wan, wajah dia kek gimana? kami kami yg cowok lum perna liad loh" tanya kelvin penasaran
" ya rahasia" jawab wandi yang muka nya memerah dan mukanya berbekas lipstik perempuan tadi
"hahahaha, ga maksa deh sob. lagian elu dapet ciuman pertama " kata kelvin sambil menunjuk muka wandi
"eh, gw g ada ya" kata wandi keras kepala
"setau gw ga ada cewek selain dia ikt u loh, ini liad bae bae, gw bongkar bohong elu" kata kelvin yang membawa cermin dan memperlihatkan wajah wandi yang berbekas ciuman itu
dan muka wandi seketika memerah lagi , lalu mereka pun berbicara dng ramah dan JDUG! wandi menabrak tiang besi dekat markas cora dan pingsan......
End
-------
wahahaha 4 episode lagi Behind The Novus akan tamat dan digantikan sama sekuel nya , behind The Novus II
lalu udah tau kan penyebab asli gallerina suka sama wandi?
itu jawabannya
silahkan ditonton eh dibaca episode ini
No comments:
Post a Comment