Friday, 20 July 2012

Behind The Novus II (New Generation)


(Sudut Pandang Tetap di Narator)

Setelah Wandi Dinobatkan sebagai archon Bellato, Diapun kembali ke rumah sakit
mengunjungi anak kembarnya , satu derrick. Yang mirip wandi tetapi berparas seperti istrinya, satu lagi Denny , dia mirip gallerina , istri wandi tetapi berparas seperti ayahnya, lalu ini adalah hari ketujuh setelah gallerina di rawat selesai bersalin . dan diapun dinyatakan sehat. mereka pun mengemas dan pulang ke rumah


Puri Archon. bellato HQ

Di Rumah, seorang pria berjanggut yang sudah pensiun dari posisinya, yaitu mantan archon bellato, Benny, juga seorang wanita yang berusia kepala empat .juga mantan archon cora. yaitu Ervina, ibu Gallerina

merekapun pulang dan masing masing mereka membawa satu anak
perbincangan hangat pun keluar

"Udah pulang nak.. wah,.. kembar" kata ibu itu dan senang melihat kembar itu
"udah pulang lo wan... dua anak lagi" kata orang yang baru mengundurkan diri itu sambil meledek, wandi
"sini anak nya.. wah imut banget" kata ibu itu sambil mengambil 2 anak itu dari  suami istri itu dan menjaga mereka
"eh.. lu sejak kpan sesombong itu.. paman lu ndri pun dikacangin" kata mantan archon itu sambil menepuk pundak wandi
"hahahhaa. kelupaan paman" kata wandi dgn nada polos
"eh wan.. anakmu apa namanya" kata bapak bapak itu sambil merokok
"dia Denny " wandi menjawab sambil menunjuk bayi perempuan itu
"dia Derrick" kata Gallerina sambil menunjuk bayi laki laki itu
"wah kompakan kalian. udah ngomong tadi??" kata pria itu dgn mengejek
"gak tu" kata pasangan itu serentak sambil saling melihat
"hahaha.. ketahuan itu.. sialan lu wan.. ajak ajak kompromi" kata pettingi bangsa itu sambil mengejar wandi yang kabur

ibu anak itupun tertawa manis..
"eh nak.. itu cowokmu? biasa dia cool cool gitu .. kok semenjak punya anak jadi hangat gitu??" kata ibu itu nyindir gallerina
"dia masih sama kok mi.. kalopun dia jadi gitu tetep keren kok" kata rina yang melihat mereka berlari lari
"tapi kamu syukur nak.. mami demi kamu lahir di galleri loh. bukan di rumah sakit. hahahaha" ibu itu tertawa dgn hangat
"hahahaha.. kata mami gak bole diomongin.., itu ngomong" kata rina.. begitulah pangilan ibu nya itu
"udah udah.. keluarga sendiri pun. ngapain takut" kata ibu Vina. begitulah dipangil oleh wandi sebelum dia dan gallerina menikah


begitulah.. hangat sekali pembicaraan mereka.. dan keluarga merekapun bahagia seperti harapan ibu mantan archon cora itu


end for Present

15 Years Later


Di markas accretia
Seorang pria (Robot ya) yang melatih pasukanya itu di akademi accretia. dgn tangan kiri nya yang ada tato nama dia dan itu dari pengukiran saat dia dimaintenance oleh proffesornya itu.. tak ayak lagi dia itu Revan.. Punisher Accretia satu satunya yang bisa menggunakan 2 senjata berat sekalikus dan siegekit

sekembali dia setelah melatih anggota pasukan dia.. diapun melihat foto dia,Wandi,David yang bersama sama saat dia di cora dulu... dgn santai dia duduk dan menlihat itu.. tetapi

"Admin 087, Revan, Komadan pasukan penyerang Accretia , dipanggil ke ruangan archon" perkataan itu muncul tiba tiba di balik kamera robot Revan itu
diapun kesana


tiba di ruangan archon accretia

"halo Pinpinan pasukan penyerang?" robot itu menyapa Revan
"Iya pak? apa yang diperlukan?" Revan bertanya dgn penasaran
"Gw dnger nanti Cora Sama Bellato Ally untuk war nanti.. jadi saya tugaskan kamu disana untuk menjadi pasukan bayangan di bellato.. " archon itu memberikan tugas dgn nada yg ramah
"Baiklah Pak.. nanti saya siapkan pasukan" kata revan dgn semangat
"Selamat Reunian anak muda" pikir archon itu


Di Markas Bellato
selama masa kejayaan bellato yang dipinpin oleh Wandi selama 15 tahun .. terdengar hiruk pikuk tawa canda penduduk bellato yang berjalan sana sini.. terlihat dua orang kembar yang berparas seperti orang cora. dan membuat teman seusia mereka kagum melihat kembar itu soal job? salah satu nya Berserker, satunya lagi Shield Miller. mereka tampak pusing memilih tempat hunt

"kak.. gimana ni. udah hunt di brutal.. tapi masih ga naek naek level. gimana ya.. tar papa gamau kasih hadiah pulak" kata remaja itu yang memegang pedang besar yang dikenal sebagai Smart Intense Spadona  dgn ukiran nama "Derrick" (Beda dgn ayahnya. Relic Strong Intense Spadona)
"ya gatau deh.. yuk kita pulang.. ga sabaran aku mau makan kacang goreng masakan mami" kata cewek itu sambil menyimpan Relic Beam Shield +7 nya dan berukir nama Denny

cowok - cewek itupun pulang ke rumah digandengin dgn MAU bibinya, wendy
di puri archon

seorang pria dgn jengot uban. juga dgn seorang wanita yang sudah penuh uban rambutnya itupun berbincang bincang di taman puri archon sambil menikmati masa pensiunan mereka.
juga di taman,, ada seorang pria beraura archon. dgn kacamata yang agak tebal. juga sedang memberi makan beberapa lunker disana

"eh derrick, denny. udah pulang.. tumben cepat huntnya.. biasa mpe gw turun tangan baru selese" kata pria itu sambil mengelus elus kepala lunker itu
"iya pa. tapi kami gatau mo hunt dimana, jadinya cuma patroli di solus deh" kata Derrick dgn lesu
"dia itu.. takut.. cowo lagi.. masa gw yang cewe beranian gw" kata shield miler wanita itu sambil mengejek adiknya sendiri

"udah.. kembar pun. ngapain saling ngejek.. yuk makan" kata wanita awet muda itu sambil memeluk derrick dan denny itu
"udah.. besok gw bawain deh ke tempat hunt baru.. ini buat kalian berdua" kata wandi.. dia yg kini menjadi bapak bapak  sambil memberi mereka masing masing uang jajan berupa 2500 gold per orang
"yeeee.. kirain ga dapet hadiah" kata denny dgn semangat
"hahaha. udah gw duga.. papa pasti kasih punya" kata derrick
"ngomong lagi besok ga kasih ya" ancam wandi sambil tertawa
"ampun deh..." kembar itupun serentak

"udah yank.. yuk masuk..." kata gallerina. wanita yang sudah berusia 34 tahun tapi masih awet muda itu sambil mencium muka wandi
"paman. nenek , yuk masuk" kata derrick dgn semangat sambil berlari ke tempat minum minum dekat kolam itu

mereka pun masuk

"wah.. keluarga rame.. gimana. gak bikin papa kalian kena masalah kan?" kata gallerina sambil memberi mereka sepiring kacang goreng itu
"tentu lah.. masa kami bikin masalah??" si kembar itu berkata dgn semangat
"tenang yank.. mereka hebat kok.. buktinya ini.. ga ush disuruh mereka udah dikasi penghormatan. gw dapet laporannya" kata wandi sambil tertawa
"hahaha. namanya juga anak aku" kata gallerina dgn pede
"hahaha. namanya juga cucuku" kata ibu Vina itu dgn pede dan mengikuti anaknya itu
"hahaha. namanya juga keponakan aku" kata paman itu sambil menengak kopi
"ampun deh. skakmat aku" kata wandi dgn lesu
"hahahaha papa diskak" kata si kembar itu serentah
"udah deh, kalian makan aja dulu" kata wandi dgn wajah lesu

mereka pun tertawa dgn bahagia.. tapi....


Di Cora

"yank... kamu pulang dulu be bellato.. biar aku sama Linda disni" kata archon paruh baya itu
"iya ... cup!" cewek itu mencium bibirnya

lalu cewek itupun pulang ke bellato, kampung halamannya dgn membawa BEMO dia

beberapa saat kemudiaseorang cewek berusia 13 tahun atau 14 tahun begitu. dia seperti kembaran istrinya itu.. berambut kuning seperti bule, pendek seperti orang bellato.. menemui dia. David, yang kini menjadi archon itu
"ada apa om david panggil gw" kata Linda, Hunter itu yang memangil ayahnya seperti teman
"kita nanti war nak. 2 jam lagi. siap siap ya, abis itu malem baru aku jemput kamu ke bellato sambil angkat paman kelvin jadi archon cora" kata David yang telah berakhir masa pinpinnya bila war malam ini selesai
"iya... ayah jgn tewas ya" kata Linda sambil mengecup muka ayahnya

"Kirim Surat ini ke Kelvin" kata David. ke seketarisnya
"siap pak" kata seketaris itu dan...

Di Rumah Kelvin. dekat Istana Numerus
seketaris itu ke rumah seorang pria awet muda yang ditemanin cewek yang dalam keadaan memakai handuk saja itu
"ini dari tuan Archon " kata seketaris itu kepada kelvin
"ya. terimakasih, tapi lain kali jangan masuk tampa ketuk pintu"kata kelvin sambil mengambil surat itu
"dari mana itu yah..." kata anaknya, Reina
"ya dari archon" kata ayah itu dgn wajah santai

lalu... seorang grazier datang kembali dgn wajah santai
"eh udah pulang duluan kalian" kata wanita berpakaian serba kuning jagung itu
"iya mbak jes" kata anaknya itu. Reina
tiba tiba
sret!!
Kyaaa!!!
"tuh.. udah udah. ganti baju sana" kelvin menjawab dgn geli karena melihat tubuh telanjang putrinya sendiri
"iya deh..." kata Reina sambil menutup bagian pentingnya

"kalo gak gituin ketularan dia sama rin" kata jessica sambil mengambil handuk Reina
"hahaha. sabar jes. jgn sekejam itu" kata kelvin sambil memeluk dia dr belakang
"eh .. surat apa itu?"kata jessica yang melihat surat ditangan kelvin
"ooo.. ga penting, cuma nanti jam 2 w dinobatin jadi archon aja" kata kelvin yang lansung membawa jessica ke kamarnya dan melakukan lagi

saat melakukan
"udah deh.. jangan hamilin aku lagi" kata jessica dgn wajah menantang
"iya iya.. khikhikhi" kata kelvin dgn santai

diluar.. Reina yang sudah selesai memakai baju.. menyaksikan sendiri ayah ibunya bercinta ..
"Keren... pantes org sekolah suka gtuan" reina berpikir begitu

Summoner itupun tidur di sofa sambil menungu jam war dimulai


2 jam kemudian

"BATTLE START!!"
Perang pun mulai, seluruh komando pun menyala

"seluruh PASUKAN!! MAJUUUU!!!" wandi memerintah seluruh pasukan yang dia persiapkan di cragmine jauh sebelumnyua
"Seluruh PASUKAN!! MAJUUUUU!!" David Memerintah Seluruh Pasukan Yang dia persiapkan di cragmine jauh sebelumnnya (termaksuk anak kelvin, reina didalam)
"Seluruh PASUKAN!! MAJUUUUU!!" Revan Memerintah Seluruh Pasukan yang dia persiapkan di cragmine jauh sebelumnnya



pasukan accretia
"anda yakin kalau cora dan bellato alliansi untuk war? kalo iya kok mereka saling bunuh.. itu ada satu orang cora di bobokin sama org bellato" kata revan penasaran
"saya baru tau kalau mereka musuhan secara kompetitif.. sepertinya begitu" kata archon itu
"gawat!!" Revan kebelakang sambil mengambil ancang ancang
lalu
Gubrak!
"kenapa kamu nak??" kata archon itu yang melihat Revan ke garis belakang sampai jatuh
"GANTI STRATEGI!!!" Pasukan accretia berhenti berjalan dan mendengarkan wakil archon itu
"ooo.. kirain.. oke.. ganti strategi semua! musuh kita bisa kita sendiri maupun orang luar" kata archon itu dgn serius
mereka pun menganti strategi mereka


Pasukan Bellato
"sesuai rencara tuan archon.. kami mempersiapkan pasukan dari seluruh arah control chip Accretia" kata seorang ajudan terpilih oleh wandi
"oke.. saya butuh bebe... SRAK!! BRUK!!" wandi berbicara setengah tapi tiba tiba ada seorang yang terbunuh dibelakang
"itu gaya serangan Sniper! siap siap semua.. dia menggunakan Chaos Potion!" wandi tegas sambil memperkirakan gerak gerik ini
"gawat dia mati" kata seorang armor rider yang terkejut...
"tenang dulu..... dia kena bius bukan  peluru" kata wandi dan mengeluarkan suntik itu
tiba tiba
Syutttt! Tep!
"tuan archon hebat sekali.... serangan dari belakang bisa ditangkap oleh dia" kata Willy dan beberapa temannya yang seorang dewan archon
"hahahaa.. ini gaya serangan cewek... kok ... gw udah tua gini masih ada yang suka sama gw.." kata wandi dgn wajahnya memerah dan memperkirakan kalau cewek itu mengincar telinga dia
lalu
"DIa! SYUT!!" wandi melempar sebuah kerikil
lalu
Kyaaaa!! Bruk
seorang wanita yang mengunakan armor yang memperlihatkan hampir seluruh tubuhnya itu pun terjatuh dgn luka tepat di kepala karena lemparan batu kerikil itu
dia gallerina.. hanya dia bisa menembak wandi di telinganya
"pantesan lu tau siapa dia" kata willy dgn santai
"rina rina.. udah gw bilang jangan ikut war kali ini.. ini war seram. masih mau aja kamu ikut" wandi pergi mengotong Gallerina sambil mengambil sniper , dan mengobati luka di kepala dia
"abisnya yank.. gw ga tenang.. kirain ayank mau mati" kata gallerina dgn sedikit ketakutan
"ternyata sniper kita aslinya feminim en agak penakut ya. hahahahaha" kata willy dan tim nya
"udah udah.. jangan ketawa.. ini pelajaran. jangan sampai musuh mendekat" kata wandi sambil membershikan pakaian gallerina yang penuh lumpur karena jatuh
" soal itu mah yah.. gw punya ide bagus" kata derrick yang tiba tiba keluar dari pasukan utama dia
"apa itu?? maksuk mu Cloaking Device?" kata wandi , gallerina, willy dan 8 anggota dewan lainnya serentak
"iya.. bukanya dgn cloaking device kita jadi transparan?" kata Derrick dgn santai
"itu bahaya loh nak.. apa kamu yakin? papa aja gak berani maen gini" kata wandi dgn sedikit terkejut
"tenang pa. tim gw orang orang seakademi sama gw en kecil kecil kami pada pake booster + cloaking device semua" kata Derrick dgn pedenya
"okelah.. berapa tim kalian?" wandi bertanya dgn serius
"40 orang dgn lvl 50 keatas pa.." kata derrick dgn tegas
"dgn 40 orang + cloaking device... mungkin cukup untuk menekan pasukan musuh.. oke. hati hati ya nak" kata wandi dgn ramah dan menepuk pundak anaknya itu
"eh wan.. u latih berserker hebat wan.." kata Willy dgn lembut
"bukan.. dia cuma tertarik jadi berserker.. aku gak maksa dia.. padahal gw suru dia jadi armorider" kata wandi lagi
"iya yank.. entah kenapa.. bocah yang suka main main pedang dgn kamu jadi sehebat begitu" gallerina membalas sambil mencium dia
"wow.. pornoaction in war" kata 8 dewan itu serentak
"kentutmu pornoaction!! kami udah nikah tau!!" wandi membalas sambil mengetuk kepala willy yang otak dari perkataan itu
"oke.. derick .. lakukan tugasmu tapi...
ckrek! ini untukmu nak.. boosterku yang punya fungsi cloaking" kata wandi lagi sambil memerintah anaknya sendiri
"oke bos!, geng. yok bantu papaku pake cloaking device" kata derrick sambil meninggalkan pasukan utama dan membawa 40 temannya itu
"willy.. bawa pasukan sniper kamu ke seluruh sudut control chip kita " kata wandi sambil menunjuk tempat tersembunyi di control chip mereka
"aku ikut ya yank..." kata gallerina sambil menengak neutral potion lalu mengikuti pasukan willy
"terserah deh.. tapi malamnya pulang ya yank" kata wandi sambil memeluk dan mengecup dahinya
"pornoaction in war again" kata willy

lalu
DUK!!
"lu bilang lagi ku smackdown lo!" kata wandi dgn marah
"udah jangan canda canda lagi, yuk semua" kata willy yang kabur dan meninggalkan pasukan utama
lalu gallerina pun ikut dia. dan sambil mengganti ikatan rambutnya menjadi ikatan rambut seperti seorang wanita teroris yang siap menembak kapan saja dan menggunakan kacamata sniper dia
"dadah yank~~" kata gallerina tersenyum
"iya..." wandi menjawab dgn santai


di pasukan Cora

"ini orang lama banget sih..." kata david sambil mengetok kepala kelvin
"apa boleh buat geng.. milih pasukan.. ada pasukan keren ni.." kata kelvin yang memperkenalkan orang berusia 17 tahunan
"siapa dia.. sepertinya orang geng marauder" kata david serius
"saya memang orang marauder tuan archon.. tapi saya lebih memilih memihak pada anda daripada keluarga anda tuan" kata remaja itu
"oke.. silahkan katakan namamu" david membalas dgn serius
"saya Melvin.JR putra Melvin.SR, saya menjadi orang setia demi pesan pamanku , kelvin. juga demi kehormatan saya sebagai templar" kata Remaja itu sambil menunduk
"saya menghargai pilihanmu nak.. silahkan bergabung di pasukan" kata david dgn serius
"eh aku ga kena hukum ya.." kata kelvin sambil menyogok dia
"lu sogok lagi beneran gw hukum lo.." kata David sambil menolak sogokan dia

"baiklah seluruh pasukan.. itu ialah sasaran kita.. Control Chip Bellato kita perlu berhati hati karena mereka sangat hebat.. apalagi bila archonnya yang punya julukan serigala tua itu .. jadi semua harus hati hati" kata David dgn tenang dan serius memerintah seluruh pasukan dia






lalu .. peluit perang pun berbunyi
"SERANGGGG!!!!!" 3 archon itupun serentak berteriak

Di accretia
hiruk pikuk serangan di cora terdengar sangat keras, tampak 2 orang dgn aura archon bersantai disana
"rencana mu suksess nak.. memang benar,, bagusan kurangi jumlah pasukan kita dan fokus di cora, daripada 22nya" kata Archon itu
"iya.. saya memperkirakan situasi. apalagi temanku. david lemah soal strategi" kata Revan dgn santai
"kalo wandi .. teman boncel mu itu?" tanya archon itu
"baru main keras.. dia ahli strategi yang licik" kata Revan sambil meingat kalau dulu dia perna melihat strategi wandi yang ngeri itu


tiba tiba

JREG!!
"apa?" 2 orang itu terkejut
"Serang!!" kata kelvin dgn 200 pasukannya
"pasang siegekit kalian semuanya!!" perintah archon
accretia saling mengepung dirinya sendiri dan mengeluarkan siegekit sehingga membentuk tembok
"gawat!!! " situasi berbalik
"Serang" kata archon itu dgn serius
lalu
DARRRRR!!!!!!!
serangan blue siegekit mereka mampu menekan 50-60% pasukan cora hanya sekali serang saja
"Sealed ISIS!!" kata seorang remaja itu
DERR DERR SLASH SLASH BUK BUK DZING DZING DZING DZING
40 pasukan accretia itu kehilangan siegekit mereka karena serangan dadakan dari sealed isis itu
"hentikan serangan" Kelvin dan Revan berkata dgn perintah
lalu Revan pergi ke arah itu, arah pemilik sealed isis itu
"siapa anda? saya ingin berduel dgn anda anak muda" kata Revan dgn memancarkan aura archonya sebagai wakil sekalikus komadan tim serangan nya
"saya Melvin.JR templar terpilih oleh  DECEM atas perang ini" kata remaja itu menyambut dgn santai
"anak yang hebat.. saya takluk dgn anda.. nama saya Revan.. Punisher sekaligus Wakil Archon Accretia, ada perlunya kita duel kompetitif anak muda." kata revan dgn sopan
"baiklah pak. saya terima tantangan anda" kata melvin muda itu
"semuanya Bentuk Formasi Melingkar!!" perintah 2 komadan perang itu

lalu duel pun dimulai
"Duel Melvin .Jr dari cora melawan Revan dari Accretia dimulai!" kata kelvin sambil mengangkat tongkat perintah
Punish!!. Sealed ISis Back!! Holy Shield!!
berdua melakukan ancang ancang atas duel itu
lalu..
TRANG!!! DZINGG!!! SLASH SLASH BUK BAM!!! BYARRR !!! DARR!!! SLASH!!! SLASH!!!
"gawat" pikir melvin muda itu karena melihat Revan yang melawan dari arah frontal
sebuah kapak melesat di lehernya
JDAK!!
"chekmate anak muda.. anda memang hebat.. punya kesiapan sebagai seorang petarung.. bahkan tidak terasa takut, banyaklah berlatih dan jadilah kuat" kta Revan dgn santai karena sudah menang duel
"terimakasih untuk nasehat anda. saya suka belajar dari yang senior" kata melvin dan Revan pun menurunkan senjatanya

Duel Berakhir.. pemenangnya Revan dari Accretia!
 "sesuai tradisi duel.. jika kalah.. pemenang bisa menentukan pilihan menangnya, begitukah tuan archon accretia" kata Melvin dgn sopan dan bahasa accretia dia yang cas cis cus itu
 "saya ingin cora mengalah dulu untuk perang ini.. karna saya ingin mengurangi jumlah korban" kata Revan dgn santai
"baiklah pak.. permintaan saya terima, Tuan Komadan Bagaimana?'' melvin bertanya dgn santai
"kalau peraturan begitu.. ada bagusnya juga kita terima.. bener gak sob" kata pria yang datang dgn sendirian
"eh david?" kata Revan dgn santai
"yup.. lama ga ketemu sob" kata David dgn santai
"anda kenal dia tuan archon?" Melvin bertanya dgn sopan
"iya.. dulu saya juga dikatakan dgn perkataan yang sama dgn kamu.." kata archon cora itu
"jadi.." kata kelvin
"ya mundurlah.. ngapain lagi,, di duel itu kalo kalah harus terima permintaan!!" kata david dgn serius
"kekalahan ini jadi pelajaran buatmu anak muda" kata david sambil menepuk pundak Melvin muda itu
"baik tuan.. untuk war berikutnya saya berjanji akan lebih kuat lagi" kata melvin

"semuanya!! Fokuskan di Bellato" David Memerintah dgn santai

mereka pun fokuskan ke bellato

Pasukan Utama Cora di Control chip bellato
"bagus paman.. pasukan bellato gak ada disana" kata Reina.. Summoner dgn 2 tongkat di belakang dan mengenakan armor rok pendek 1/8 , baju setengah terlihat bagian besarnya
"tapi hati hati nana.. kamu bisa disergap kapan saja kalau kamu gak serius" kata David dgn tenang di pembicaraan walkie talkie mereka
"siap paman.." kata Reina sambil menuruni lereng bukit
"pssstttt.. semua siap siap" kata Derrick sambil mengendap endap ke tengah chip yang hebatnya dia manjat ke atas control chip (hayooo... ngebug)
"seranggggg!!!!" reina berteriak mengincar control chip itu
tapi.....
Bruk
25 summoner dgn animusnya bobo seketika tampa alasan
"omg... siapa itu!" Reina serius sambil mengeluarkan tongkat Hero nya
"mau tau siapa aku? cewek cantik.." kata remaja yang menutup cloaking systemnya itu
"kuajar kau.. " kata Reina sambil merapal jurus mematikan
"stop stop.. saya ampun... " Derrick sok sok ampun
"Kamu apain tu temanku??" kata Reina sambil melihat mereka yang pingsan
"perlu kamu tau kak. disini semua ada pasukan bellato pake cloaking device.. jadi hati hati ja kalo keluarin jurus" kata derrick yang serius

lalu pasuka utama cora datang.. jumlah mereka lebih dari 300 orang
"gila... tewas seketika orangnya.. hebat sekali kamu anak muda" kata david sambil melihat wajah yang tak jelas diatas control chip
lalu.. dilihat sekilas lagi
"huh?? wandi?? ngapain lu diatas??" kata David menunjuk Derrick yang diatas control chip
"oi om om!! gw Derrick! bukan papaku!! jelas ne!! papaku punya tandalahir di telinga.. gw di telapak tangan!!" kata derrick yang sudah ada tiba tiba didepan david
"jadi kamu anak wandi.. si archon para boncel itu" kata david dgn santai
"boncel?? daripada kalian cuma orang sok tinggi.." kata derrick juga
"brati kamu ngejek mamamu lah??" kata david
"mama gw mah.. lain cerita.. dia orang cora yang baik.. pantes papa mau sama dia. hehehe" kata derrick dgn santai
lalu seorang gadis bellato dtg dgn wajah agk kesal
"maksuk mu apaan ini paman david?? kok main stealth?" kata seorang perempuan mirip gallerina tetapi lebih mirip ke wandi dgn santai dan mengeluarkan 3 orang assassin yang teler

Flash Back
di arah patroli Denny
ada yang mau menyerang
Srak!!
"kyaa!!!" denny terjatuh dan roknya memperlihatkan sempurna "ehem" dia dan melihat 3 assassin didepan mata dia
"wah.. ga usah dibunuh ni.. mending main dulu" kata seorang assassin diantara mereka(ini baru pornoaction in war)
lalu
"jurus kedua.. thanks mami.. aku punya kemolekan tubuh kayak punyamu" kata denny yang memamerkan kemolekan tubunya
lalu saat mereka ingin memperkosa gadis berpostur tubuh seperti ibunya
Jdak! Makan ini! Slash!!
3 assassin itu bobok seketika dalam keadaan setengah telanjang
"Suara ini" kata denny yang seakan kenal dgn suara ini
"kamu ini.. sok sok pake jurus mami kamu. sempat diperkosa beneran mau lu kasi perawan lu sama org yang g u suka?" pemilik suara itu mengomelin dia
"ampun deh papa.. :P" kata denny
"yuk nak.. papa bawain" kata wandi sambil mengendong denny setelah roknya di bagusin sama dia
Syutttt!!!
"kyaaa.. cepat banget!!!" kata denny yang mulutnya sampai kebuka karena udara kencangnya itu
"maklum.. minjem booster mami.. gw bawain lu ke pasukan bayangan, tapi jgn maen pamer perawan lagi ya.. itu jurus bukan semua orang bisa pake" kata wandi serius
"iya.. ampun deh yah.." denny memeluk dan mencium ayahnya seperti istrinya mencium dan memeluk dia
"oh ya... nak.. 1000 CP buat mu.. kasitau aja assassin itu kamu yang telerin" kata pria berkacamata itu
"makasih yah.." kata denny yang lalu memeluk dia lagi karena merasa aman
Flash Back End

"wah wah.. sejak kapan orang ini maen pornoaction" kata david sambil menepuk kepalanya
"dia tu,, nyaris aja mereka perkosa aku.. untung gw bawa piso" kata denny yang memamerkan hora knife yang dilumurin dia dgn cat minyak warna merah darah
"liad tu semua pasukan... akibat jalan sendiri.. nasib kalian akan begitu kalau bertindak seenaknya sendiri" kata david dng tegas
"serang sampai mampus!!" hajar david sambil menendang derrick yang lagi mejeng
baru
Jreg!
"Apa!" david menyaksikan puluhan sniper dan didepannya sniper super seksi yang dia kenal.. yup dia gallerina
"TembaK!" kata Willy dgn Teriakan cemprengnya itu
Tush!! Arrrgh! Tush!! Arrch Tush!! Arrgh! Tush!! Arrgh !!
"wew.. rina.. kamu jadi sepintar itu,, peluk deh.. aaa....kkk...uuu... kkk..eeee...ssss...eeee...mmm...tttt...aaa...nnn" kata david yang takjub melihat temannya pada bobo karena serangan beruntun lalu dia juga bobo karena tembakan jarum suntik tepat diatas kepala dia
"siapa menyerang tuan archon!" kata melvin yang datang terlambat bersama kelvin sebagai komadan pasukan bayangan
"aku..." kata gallerina dgn polos
"siapa kau wanita cantik yang tua!!" kata melvin .jr mengejek
"lancang juga kamu dgn putri mantan archon, aku adalah putri pettingi cora yang mengalahkan keluarga marauder saat perang anacade! Gallerina! Ingat TU!" kata gallerina dgn lurus
"anda... Tuan gallerina.. putri mantan archon cora yang terkenal dgn kecantikannya itu?" kata melvin.jr seolah kenal dia
"ya.. salam kenal anak cora" kata gallerina dgn sopan
"sungguh terhormat saya bisa menemui tuan putri yang sudah membuktikan cinta mulianya kepada seorang pria yang merupakan musuhnya, bentuk kasih sayang anda yang menggema dan mengharukan hati para wanita cora. menjadi pelajaran kami khususnya para summonner " kata melvin muda itu menunduk
"maksuk mu saya. anak muda?" kata pemilik suara itu dadakan dan dia sudah meratakan semua pasukan cora disana dalam satu kedipan mata saja
"eh.. anda suami tuan gallerina?" kata melvin
"iya.. saya suaminya.. salam kenal anak muda yang pemberani.." kata Wandi dgn sopan
"ohh.. salam pada tuan pangeran" kata melvin dgn sopan
"ternyata kamu sangat sopan ya anak muda.. masih seusia anak ku sudah seberani ini.. saya kagum pada anda" kata wandi dgn sopan
"saya melihat biografi anda di perpustakaan sejarah cora.. ahli strategi yang dikenal sebagai mesin 1000 kematian dari bellato, Wandi" kata Melvin dgn santai
"ada kalanya juga anak muda. saya membimbing anda. anda terima tantangan pertempuran saya?" kata wandi lagi
gallerina dgn gerakan nya yang cepat itu mendekati wandi
"kita berdua yuk yank,, buktiin kekompak kita sebagai pasangan suami-istri" kata gallerina yg sudah berada disamping dia
"saya menerima tantangan anda .. sungguh kehormatan saya bertanding lansung dng anda, putri gallerina sambilan dgn suamimu" kata melvin jr dgn dingin

Formasi Melingkar!!
begitulah perintah wandi.. dan pasukan pun berbentuk lingkaran

"duel dimulai. Wandi. Berserker. Bellato, Gallerina. Sniper. Bellato melawan Melvin.Jr . Templar. Cora"

"Accuracy!! Berserk!! Holy Shield!!"
mereka bertiga melakukan ancang ancang
Slash!! DUK BLARR SLASH SLASH SLASH Bruk
lalu ada yang lemah dadakan karena serangan mengerikan dari templar tadi
"checkmate. nona gallerina" kata Melvin.Jr sambil menghunuskan pisau ke leher Gallerina dan AWP milik dia sudah jatuh
"ampun deh.. yank.. sisa kamu" kata gallerina sambil melepas jurus yang membuat dia checkmate
"ayo.. istriku sudah kamu kalahkan.. kali ini adalah fair duel" kata wandi dgn santai
lalu
TORNADO!!!! BOMB IMPACT!!
2 jurus saling menghancurkan secara frontal
Syuttttt!! Dzing!!
jurus serangan pedang wandi tertahan dgn mudah oleh Melvin.Jr itu
"tekanan senjata tuan memang hebat.. pantas saja pamanku bilang kalau kamu gak akan menggunakan pedang kalau kamu lagi santai" kata Melvin.Jr itu
"santai dan jangan berkata apa apa lagi.. Hyat!! Duk!!" wandi menyerang titik vital melvin.Jr
lalu dadakan mereka menggunakan senjata andalan mereka

SEALED ISIS!!! MASJETIC HORA SWORD!!!!

Aggresive Mode!!! Tornado!!
Sealed Isis VS Masjetic Hora Sword

DARR!!! SLASH!!!! BLAST!!!! BUM!! DARRRR!!! DESH!!!!
2 orang itupun bertempur dgn alot , wandi yang melawan Sealed Isis sekalikus majikannya itupun mengeluarkan senjata yang tak terduga
"kyaaa!!" gallerina terkejut dgn perlakuan suaminya yang mengambil lansung senjata sekundernya
"Foker Launcher! Checkmate!!" wandi dgn serius membidik Melvin . Jr itu
"wah wah.. launcher accretia di modifikasi pake kekeran sniper.. saya beli satu ya nantinya tuan" kata melvin.Jr yang sudah tau dia tak bisa mengelak lagi
Lock On! 1 2 3 Shoott!!! DARRRRRRR!!!!!
tembakan dashyat itu dikeluarkan oleh wandi dan mementalkan melvin muda itu. tapi diluar dugaan .. dia mampu menahan tembakan itu dalam keadaan kritis
"hentikan serangan lagi nak.. dari kondisi anda.. kamu bisa tewas kalo menyerang lagi" kata wandi dgn serius
"saya ingin melawan lagi.. Tor... Bruk!!" Melvin.Jr pingsan seketika karena luka seriusnya

"duel berakhir.. Pemenangnya Wandi, Berserker. Bellato dan Gallerina, Sniper. Bellato" kata ajudan terpilih wandi itu

perang terjadi dgn kompetitif tampa membuat luka .. dan dimenangkan oleh Bellato


di pasukan dia (Bellato)
"selamat atas kemenangan kalian.. istirahatlah dulu.. 2 jam lagi kita ke pusat penambangan" kata wandi dgn semangat dan menancapkan bendera bellato di tempat penambangan
"lapor kak.. aku dapat HMS accretia" kata pemilik suara itu
"wen... makasih ya.." wandi menjawab sambil mengambil itu
"lapor paman. aku dapat HMS cora" kata pemilik suara itu
"wah Linda, kecil kecil udah ngu.... DUK!!" belum lagi wandi ngomong kepalanya diketok dgn palu mainan gallerina


"ihhh.. kamu genit. masa .." gallerina geram sambil mengetok kepala wandi dgn palu mainan dia
tapi...
"wandiiiiii.... kupukul kauuuuu!!!!!!!!" gallerina teriak sambil membawa palu mainan dia
lalu secara frontal
"kyaaa!!" gallerina terkejut melihat suaminya memeluk dia dadakan
"nah. udah tenang dikit yank??" wandi memeluk dia sambil menutup bagian bolongnya itu dgn tanganya
Grauuukkkkkkk!!
telinga wandi kali ini digigit kuat kuat
"nah... yank.. lain kali jangan ngambil ngambil lagi ya??" kata gallerina sambil mengigit telinga suaminya dan meniupnya
"ampun deh.. pulang yuk"kata wandi sambil mengajak wendy.. dan sanak keluarganya ke markas bellato dan mengendong istrinya itu



Flash Back (Juga disaksikan oleh ibu anak. wendy dan linda yang kebetulan lewat (sekalian rusuh itu mereka ibu anak)
saat wandi terdesak
"terpaksa." wandi berpikir sambil melotot pistol yang di pinggang gallerina
lalu
sret!
"kyaaa!!" gallerina terkejut dgn peilaku suaminya yang mengambil pistol dia sampai alasnya sobek (kalo alas pistol sekundernya sobek.. nampak deh bokong dia)

Flash Back End





Continue

Next
kelvin pun terpilih jadi archon cora.. 3 orang yang merupakan teman baik juga kembali
dan keawasan pun semakin fatal
ibu anak saling serang
adu domba dibalik semua itu sebenarnya dari siapa??








Kali ini 3x24 jam sekali bakalan ada episode
berhubung ini hal yg susah bgt dipikirin.. apalagi maen nya episod panjang (salah dikit aja jadi plagiatin gaya film hokkian taiwan tu baca : Love, 2008 formosa tv hokkian drama)

No comments:

Post a Comment